Pages

Friday, 22 August 2014

contoh laporan praktikum kimia kenaikan titik didih



KENAIKAN TITIK DIDIH
TUJUAN
1.      Mengetahui kenaikan didih pada larutan yang massanya sama,tapi berbeda konsentrasi.
2.      Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi titik didih suatu larutan
ALAT DAN BAHAN
1.      Bejana (3 buah)
2.      Larutan : urea 1 M, urea 2 M, dan NaCl 2 M
3.      Spiritus (3 buah) beserta kerangka untuk meletakan bejana
4.      Korek api
5.      Thermometer air raksa
6.      Alat tulis
CARA KERJA
1.      Siapkan alat dan bahan
2.      Masukan larutan ke dalam masing-masing bejana. Kemudian buatlah tabel eperti berikut:
Larutan
Suhu titik didih (   ̊C)
Bejana I ( urea 1 M )
Bejana II ( urea 2 M )
Bejana III ( NaCl 2 M )
3.      Panaskan masing-masing larutan dengan spiritus.
4.      Tunggu sampai mendidih.
5.      Ketika sudah mendidih, ukur suhu titik didih masing-masing larutan menggunakan thermometer air raksa. Kemudian catat pada tabel yang telah dibuat pada langkah kedua.
6.      Amati perbedaan titik didih yang terjadi.

HASIL PENGAMATAN
Larutan
Suhu titik didih (   ̊C)
Bejana I ( urea 1 M )
98
Bejana II ( urea 2 M )
99
Bejana III ( NaCl 2 M )
102



ANALISIS DATA
Hasil eksperimen menunjukan bahwa kenaikan titik didih     larutan akan semakin besar apabila konsentrasi (molal) dari zat terlarut           semakin besar. Titik didih larutan akan lebih tinggi dari titik didih pelarut   murni. Hal ini juga diikuti dengan penurunan titik beku pelarut murni, atau       titik beku larutan lebih kecil dibandingkan titik beku pelarutnya.
KESIMPULAN
1.      Konsentrasi larutan berbanding lurus dengan kenaikan titik didih dan penurunan titik beku.
2.      Faktor-faktor yang mempengaruhi titik didih suatu larutan adalah konsentrasi larutan.

PENURUNAN TITIK BEKU
TUJUAN
1.      Mengetahui pengaruh zat padatan (garam) pada larutan
2.      Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi titik beku suatu larutan
ALAT DAN BAHAN
1.      Bejana
2.      Pengaduk
3.      Plastik es lilin
4.      Karet gelang
5.      Susu coklat cair
6.      Garam halus
7.      Es batu yang telah dipecah kecil-kecil
CARA KERJA
1.      Siapkan alat dan bahan.
2.      Masukan susu coklat cair ke dalam plastic es lilin
3.      Ikat ujungnya dengan karet gelang.
4.      Masukan satu bungkus garam halus ke dalam bejana.
5.      Campur dengan es batu.
6.      Aduk menggunakan pengaduk sebentar. Setelah itu.masukan susu coklat cair yang telah dibungkus menggunakan plastic es lilin.
7.      Aduk terus-menerus. Posisi tangan kanan mengaduk dan tangan kiri berada di saming atas bejana,jangan menempel ada dinding samping bejana. Karena dapa mempengaruhi suhu dalam bejana.
8.      Sambil mengaduk,lihat tekstur susu coklat cair. Apakah sudah agak padat atau belum. Jika belum,maka aduk kembali.
9.      Jika tekstur susu coklat sudah mengeras,maka akhiri mengaduk.
10.  Es susu coklat dapat dinikmati.
HASIL PENGAMATAN
Tekstur susu coklat cair berubah menjadi keras/padat.
ANALISIS DATA
Garam memiliki titik beku yang lebih rendah jika dibandingkan dengan pelarut murni “air”. Apabila ke dalam air kita larutkan garam dan kemudian suhunya diturunkan sedikit demi sedikit, maka dengan berjalannya waktu larutan tersebut secara perlahan akan berubah menjadi fasa padat hingga pada suhu tertentu akan berubah menjadi fasa padat secara keseluruhan. Pada umumnya zat terlarut lebih suka berada pada fasa cair dibandingkan fasa padat, akibatnya saat proses pendinginan berlangsung, larutan akan mempertahankan fasanya dalam keadaan cair. Hal ini menyebabkan potensial kimia pelarut dalam fasa cair akan lebih rendah sedangkan potensial kimia pelarut dalam fasa padat tidak terpengaruh. Inilah sebab mengapa adanya zat terlarut akan menurunkan titik beku larutannya.
Untuk jumlah konsentrasi sebuah larutan terhadap titik beku dan titik didih, semakin besar konsentrasi zat tersebut akan mengakibatkan semakin tingginya titik didih larutan dan semakin tingginya penurunan titik bekunya.

KESIMPULAN
1.      Es batu jika dicampur dengan garam, maka es batu akan mencair tapi suhu turun. Hal ini membuktikan bahwa larutan jika dicampur dengan padatan akan menurunkan suhu.
2.      Faktor-faktor yang memengaruhi titik beku larutan yaitu konsentrasi larutan, Semakin besar konsentrasi larutan, maka semakin besar penurunan titik bekunya. Jumlah ion yang bereaksi, Semakin banyak jumlah ion yang mengalami reaksi, maka penurunan titik beku semakin besar. Artinya, larutan elektrolit mengalami penurunan titik beku yang lebih besar dibanding larutan nonelektrolit

    

No comments:

Post a Comment