KENAIKAN TITIK DIDIH
TUJUAN
1.
Mengetahui kenaikan didih pada larutan
yang massanya sama,tapi berbeda konsentrasi.
2.
Mengetahui faktor-faktor yang
mempengaruhi titik didih suatu larutan
ALAT
DAN BAHAN
1.
Bejana (3 buah)
2.
Larutan : urea 1 M, urea 2 M, dan NaCl 2
M
3.
Spiritus (3 buah) beserta kerangka untuk
meletakan bejana
4.
Korek api
5.
Thermometer air raksa
6.
Alat tulis
CARA
KERJA
1.
Siapkan alat dan bahan
2.
Masukan larutan ke dalam masing-masing
bejana. Kemudian buatlah tabel eperti berikut:
Larutan
|
Suhu titik didih ( ̊C)
|
Bejana I ( urea 1 M )
|
…
|
Bejana II ( urea 2 M
)
|
…
|
Bejana III ( NaCl 2 M
)
|
…
|
3.
Panaskan masing-masing larutan dengan
spiritus.
4.
Tunggu sampai mendidih.
5.
Ketika sudah mendidih, ukur suhu titik
didih masing-masing larutan menggunakan thermometer air raksa. Kemudian catat
pada tabel yang telah dibuat pada langkah kedua.
6.
Amati perbedaan titik didih yang
terjadi.
HASIL
PENGAMATAN
Larutan
|
Suhu titik didih
( ̊C)
|
Bejana I ( urea 1 M )
|
98
|
Bejana II ( urea 2 M
)
|
99
|
Bejana III ( NaCl 2 M
)
|
102
|
ANALISIS
DATA
Hasil eksperimen menunjukan bahwa kenaikan titik didih
larutan akan semakin besar apabila
konsentrasi (molal) dari zat terlarut semakin
besar. Titik didih larutan akan lebih tinggi dari titik didih pelarut murni. Hal ini juga diikuti dengan penurunan
titik beku pelarut murni, atau titik
beku larutan lebih kecil dibandingkan titik beku pelarutnya.
KESIMPULAN
1.
Konsentrasi
larutan berbanding lurus dengan kenaikan titik didih dan penurunan titik beku.
2.
Faktor-faktor
yang mempengaruhi titik didih suatu larutan adalah konsentrasi larutan.
PENURUNAN TITIK BEKU
TUJUAN
1. Mengetahui
pengaruh zat padatan (garam) pada larutan
2. Mengetahui
faktor-faktor yang mempengaruhi titik beku suatu larutan
ALAT
DAN BAHAN
1.
Bejana
2.
Pengaduk
3.
Plastik es lilin
4.
Karet gelang
5.
Susu coklat cair
6.
Garam halus
7.
Es batu yang telah dipecah kecil-kecil
CARA
KERJA
1.
Siapkan alat dan bahan.
2.
Masukan susu coklat cair ke dalam
plastic es lilin
3.
Ikat ujungnya dengan karet gelang.
4.
Masukan satu bungkus garam halus ke
dalam bejana.
5.
Campur dengan es batu.
6.
Aduk menggunakan pengaduk sebentar.
Setelah itu.masukan susu coklat cair yang telah dibungkus menggunakan plastic
es lilin.
7.
Aduk terus-menerus. Posisi tangan kanan
mengaduk dan tangan kiri berada di saming atas bejana,jangan menempel ada
dinding samping bejana. Karena dapa mempengaruhi suhu dalam bejana.
8.
Sambil mengaduk,lihat tekstur susu
coklat cair. Apakah sudah agak padat atau belum. Jika belum,maka aduk kembali.
9.
Jika tekstur susu coklat sudah
mengeras,maka akhiri mengaduk.
10.
Es susu coklat dapat dinikmati.
HASIL
PENGAMATAN
Tekstur
susu coklat cair berubah menjadi keras/padat.
ANALISIS
DATA
Garam memiliki titik beku yang lebih rendah jika
dibandingkan dengan pelarut murni “air”. Apabila ke dalam air kita larutkan
garam dan kemudian suhunya diturunkan sedikit demi sedikit, maka dengan
berjalannya waktu larutan tersebut secara perlahan akan berubah menjadi fasa
padat hingga pada suhu tertentu akan berubah menjadi fasa padat secara
keseluruhan. Pada umumnya zat terlarut lebih suka berada pada fasa cair
dibandingkan fasa padat, akibatnya saat proses pendinginan berlangsung, larutan
akan mempertahankan fasanya dalam keadaan cair. Hal ini menyebabkan potensial
kimia pelarut dalam fasa cair akan lebih rendah sedangkan potensial kimia
pelarut dalam fasa padat tidak terpengaruh. Inilah sebab mengapa adanya zat
terlarut akan menurunkan titik beku larutannya.
Untuk jumlah konsentrasi sebuah larutan terhadap titik
beku dan titik didih, semakin besar konsentrasi zat tersebut akan mengakibatkan
semakin tingginya titik didih larutan dan semakin tingginya penurunan titik
bekunya.
KESIMPULAN
1.
Es batu jika dicampur dengan garam, maka
es batu akan mencair tapi suhu turun. Hal ini membuktikan bahwa larutan jika
dicampur dengan padatan akan menurunkan suhu.
2.
Faktor-faktor yang memengaruhi titik
beku larutan yaitu konsentrasi larutan, Semakin besar konsentrasi larutan, maka
semakin besar penurunan titik bekunya. Jumlah ion yang bereaksi, Semakin banyak jumlah ion yang mengalami reaksi,
maka penurunan titik beku semakin besar. Artinya, larutan elektrolit mengalami
penurunan titik beku yang lebih besar dibanding larutan nonelektrolit
No comments:
Post a Comment